Edisi 129

Pemerintah Indonesia sejak zaman Orde Baru sampai era Reformasi dengan gema gegap gempitanya generasi milenial yang luar biasa, dalam hal perindustrian pengolahan sumber daya alam (SDA) masih saja bergantung pada negara-negara lain, dan menjadi pasar produk-produk mereka. Sebuah pertanyaan sederhana namun cukup mendasar, mampukah kita, terutama generasi muda – generasi milenial pengisi kemerdekaan menjawab tantangan dan melepaskan diri dari ketergantungan tersebut ?

Sebab sampai saat ini produk-produk industri agro dan perdagangan masih didominasi produk dari luar negeri. Kita dijadikan pasar besar mereka, karena berfikir dan merasa lebih mudah berdagang barang-barang jadi daripada berproduksi. Padahal, sebenarnya kita juga pernah membuat lompatan pada era Orba, di mana Prof. DR. Ign. B.J. Habibie mampu membuat pesawat terbang.

Namun apa yang dirintis Mantan Presiden RI ke-3 yang kala itu sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) “terputus” jalinan regenerasi semangatnya. Hal itu tercermin dari kenyataan bahwa sampai hari ini sepeda motor yang sangat dibutuhkan rakyat banyak, mulai dari perkotaan sampai perdesaan di seluruh pelosok negeri tidak mau membuat sendiri. Sering diberitakan akan diproduksi mobil murah, mobil lisrik. Kapan politicalwill dari perintah diwujudnyatakan? >>> read more