Koperasi Bisa Memfasilitasi Perajin Indonesia

DSCN5337Salah satu komponen penting pelestarian wisata di Indonesia adalah kemampuan masyarakat setempat untuk mengelola sumber daya pariwisatanya dengan baik. Sumber daya pariwisata sendiri bisa dikaitkan dengan banyak hal, contohnya seperti keunikan budaya yang ditampilkan dalam tarian atau upacara adat, kekhasan rumah adat, pemandangan alam yang memesona, dan tentunya ragam kerajinan tangan.

Indonesia amat kaya akan kerajinan tangan yang telah menjadi identitas masing-masing daerah. Pengelolaan usaha kerajinan tangan yang baik tentu akan turut mengembangkan pariwisata Indonesia ke arah yang lebih mandiri. Tidak mudah memang untuk mengelola keragaman kerajinan tangan seluruh daerah di Indonesia. Akan tetapi dengan majunya teknologi, inisiatif ini dapat difasiltasi dengan strategi implementasi yang tepat. Pembuatan portal kerajinan tangan yang terpusat bisa menjadi solusi untuk mempromosikan ragam kerajinan tangan ke khalayak luas sekaligus menjadi sarana untuk mengembangkan potensi wisata di daerah.

Tak hanya potensi wisata, kemandirian ekonomi warga juga bisa meningkat seiring semakin matangnya pengelolaan usaha kerajinan ini. Mulai dari kerajinan patung Suku Asmat di Papua hingga kerajinan kain khas Suku Baduy bisa dibeli dari portal ini. Setiap barang kerajinan berasal dari usaha-usaha kecil dan menengah dari masyarakat seluruh Indonesia. Portal kerajinan ini tidak menyasar mereka yang telah memiliki badan usaha resmi tetapi usaha-usaha rumahan kelas kecil dan menengah. Mereka akan dibantu untuk memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas.

Bayangkan ada ribuan masyarakat pemilik usaha kecil dan menengah dari Sabang sampai Merauke menjual ratusan ribu jenis kerajinan unik khas bangsa ini. Secara tidak langsung, portal ini bisa menjadi etalase bangsa Indonesia. Ada dua poin penting yang disasar dengan pengembangan portal situs kerajinan tangan Indonesia. Yang pertama adalah pelestarian keunikan budaya. Masyarakat sekitar akan semakin paham bahwa keunikan budaya tempat mereka tinggal menyimpan potensi besar untuk terus dikembangkan. Jika mereka terus menerus mengembangkan kerajinan yang menjadi representasi sebuah budaya daerah sendiri, maka budaya tersebut akan semakin kaya dan tak akan pernah mati. Bukan tidak mungkin, akan ada motif atau bentuk kerajinan tangan baru hasil kreasi masyarakat. Sebuah identitas budaya yang dibalut keunikan bentuk dan motif kerajinan.

Poin penting yang kedua adalah kemandirian ekonomi. Bukan cerita baru jika tidak sedikit masyarakat sekitar tempat wisata kurang menghargai kekayaan daerahnya. Mereka justru seringkali menyia-nyiakan kesempatan itu dengan tidak arif menjaganya. Padahal, dengan mereka mengembangkan kerajinan khas daerah, secara tidak langsung mereka akan diajari untuk turut membangun ekonomi yang mandiri. Pengrajin bisa menjadi profesi tetap dan sekaligus mata pencaharian yang menjanjikan. Koperasi-koperasi akan berdiri dan semakin berkembang untuk menfasilitasi pinjaman modal dengan potensi pengembalian yang cukup baik mengingat pasar yang semakin luas.

Di luar sana, banyak sekali pasar yang bisa disasar oleh penjualan kerajinan tangan khas seluruh dearah di Indonesia. Tidak hanya pasar domestik, tapi juga pasar mancanegara. Pasar domestik saat ini memang memegang peranan penting mengingat tren traveling sedang menanjak dan jumlah penduduk Indonesia yang cukup banyak. Kreasi-kreasi unik setiap daerah pasti menarik bagi masyarakat kita sendiri. Orang-orang Jawa tertarik dengan motif patung Suku Sasak di Nusa Tenggara sedang orang-orang di Maluku menyenangi wayang kulit. Meskipun begitu, pasar mancanegara tidak boleh dilupakan karena wisatawan luar negeri telah menjadi target yang potensial.

Sudah banyak ekspor kerajinan ke mancanegara. Hal ini tentu berita bagus. Namun, perlu adanya sentralisasi, standarisasi, dan promosi sehingga ekspor kerajinan semakin banyak mendatangkan devisa bagi negara. Portal kerajinan tangan Indonesia dapat diakses siapa saja dan di mana saja. Portal ini juga memungkinkan pembelian secara online yang dapat memudahkan pembeli untuk melakukan transaksi. Seiring berjalannya waktu, efek penggunaan teknologi ini juga dapat mempengaruhi daerah penghasil kerajinan. Masyarakat sekitar daerah wisata nantinya akan merasa perlu untuk belajar menggunakan teknologi, seperti komputer, agar dapat memasarkan hasil kerajinannya dengan lebih baik. Di satu sisi, pembeli mendapat kemudahan dan di sisi lain, pemahaman masyarakat akan pendidikan teknologi meningkat.

Saat ini, Indonesia sudah memiliki portal pariwisata yang berisikan konten-konten lengkap tentang berbagai daerah di Indonesia, yaitu Indonesia Travel. Tentu akan semakin baik jika Indonesia Travel juga dilengkapi dengan portal kerajinan tangan Indonesia. Selain melancong, wisatawan juga dapat membeli kerajinan tangan sekembalinya dari tempat wisata itu. Ini menjadi sebuah tujuan sederhana untuk terus menggulirkan roda ekonomi di daerah-daerah wisata tersebut. Dengan begitu, diharapkan sisi keberlanjutan tempat wisata akan terus terbina dan kekayaan budaya Indonesia tak akan berhenti tumbuh.

DSCN8118Palung Pandan merupakan tanaman pantai yang saat ini mulai dilirik oleh banyak orang sebagai peluang pasar di Tanah Kayong, sebutan untuk daerah Ketapang dan Kayong Utara, Kalbar. Para pengrajin saat ini mulai memanfaatkan pandan untuk diolah menjadi berbagai aneka kerajinan berupa anyaman tikar dan beragam jenis asesoris lainnya. Seperti diketahui pandan merupakan tanaman hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan termasuk serat alam yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kerajinan seperti tikar dan beraneka jenis kerajinan lainnya seperti alas meja dan tas.

Peluang pasar aneka kerajinan berbahan dasar pandan sangat besar, mengingat kerajinan tersebut ramah lingkungan, pemanfaatannya tanpa merusak alam dan pandan memiliki nilai seni tinggi karena pandan diolah dan dianyam dengan beraneka motif ciri khas daerah seperti motif pucuk rebung dan durian. Saat ini ekspor kerajinan dari pandan meningkat. Kerajinan dari pandan banyak diminati turis mancanegara. Negara tujuan ekspor kerajinan pandan seperti ke Amerika, Afrika, Eropa, dan Asia. Pandan mudah didapat di sebagian wilayah di Indonesia dan harga yang murah.

Walaupun bahan baku yang murah, namun kerajinan berbahan dasar pandan memiliki nilai jual yang tinggi. Kreativitas dalam membuat kerajinan sangat penting karena trend pasar akan selalu berubah. Sampai saat ini, produsen kerajinan dituntut untuk terus mempertahankan kualitas dan memiliki inovasi-inovasi baru untuk menjaga kelangsungan usahanya. Pemasaran barang-barang kerajinan telah di pasarkan di dalam atau luar negeri. Untuk pemasaran produk, sampai saat ini telah di Kirim ke galeri handcraft di Batam dan di luar negeri ke galeri Rain forest di Amerika dan beberapa pembeli dari Singapura.

Untuk meningkatkan kualitas produk, para perajin yang kebanyakan kaum ibu, perlu mendapat pendampingan. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemasaran produk kerajinan adalah keunggulan produk dan segmentasi pasar. Seorang produsen harus fokus pada keunggulan produk. Keunggulan produk yang dimaksud seperti kualitas produk, desain yang selalu up-todate, harga yang terjangkau. Segmentasi pasar merupakan target pasar dituju. Hal ini penting karena menentukan lokasi pemasaran yang akan dilakukan. Pemasaran kerajinan bisa dilakukan di obyek wisata, toko seni, butik, toko cinderamata, lokasi pagelaran seni, pameran, dan pasar seni.

Kebutuhan modal untuk membuka usaha kerajinan pandan tidak besar. Usaha kerajinan pandan dapat dimulai dengan modal kecil. Oleh karena itu, ini merupakan peluang bagi para calon usahawan untuk segera bergerak memulai usaha kerajinan pandan. Peluang usaha kerajinan dari pandan masih terbuka lebar. Hal ini dapat dilihat dari permintaan pasar yang terus meningkat. Bisnis kerajinan pandan sangat menguntungkan karena tren kerajinan dunia pada masa yang akan datang masih akan fokus pada bahan-bahan yang ramah lingkungan.

Indonesia dikenal dengan kaya akan keanekaragaman hayati khususnya hasil alam yang melimpah layak dijadikan sebagai prospek penghasilan masyarakat tanpa merusak hutan. Kekayaan Indonesia tersebut mendorong pertumbuhan industri kerajinan berbahan serat alam. Kerajinan berbahan serat alam akan terus berkembang seiring dengan bertambahnya kebutuhan hidup masyarakat seperti tikar dan aneka jenis anyaman seperti alas meja, tas, topi, tempat Tissue dan berbagai jenis asesoris lainnya.

Kecuali kerajinan berbahan baku dari alam, bahan baku dari sampah yang didaur ulangpun pun memiliki nilai jual tingggi. Sejumlah produk bercitarasa tinggi seperti; tas sandang wanita, tas laptop, tas seminar, topi hingga sejumlah produk lainnya. Sebuah peluang dari sampah-sampah yang begitu banyak berserakan, tidak hanya botol bekas, bahkan hingga plastik bekas kemasan berbagai produk ia pungut. Yang kemudian dirangkai menjadi sejumlah kerajinan tangan. Baik itu bunga hias, dekorasi hiasan Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru, serta produk-produk kerajinan lainnya.

Produk kerajinan tangan yang diproduksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peluang pasar tinggi. Buktinya, permintaan untuk jenis produk ini menempati posisi cukup tinggi bagi pasar Eropa dan Amerika. Pasar ini juga sangat terbuka di Jepang meski Jepang dikenal sangat pemilih dalam menentukan barang yang dibelinya. Data dari Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag RI beberapa saat lalu menyebut, selain kerajinan, masih sangat terbuka pasar bagi produk seperti perhiasan, aksesoris, obat-obatan herbal, minyak esensial/minyak aromatherapi, teh, gift product, produk kulit, produk perikanan bahkan sumpit.

Data ini diperoleh Kemendag dari berbagai permintaan berbagai negara melalui hubungan dagang yang dimiliki Indonesia diberbagai negara. Selama ini untuk menggalang peluang ekspor Kemendag membuka perwakilan perdagangan di berbagai negara dan dari situlah daftar produk ini didapatkan, berdasar jumlah permintaan yang terus meningkat.

Selain itu Kemendag juga menggelar program mengundang para calon buyer dari berbagai negara ke Indonesia untuk melihat langsung keunggulan produk dalam negeri teutama produk UMKM. Para calon buyer itu datang atas pembiayaan Kemendag dan mereka harus melakukan transaksi dengan nilai tertentu sepulang dari Indonesia. Meski demikian, UMKM diharapkan pintar membidik peluang impor bagi produk-produk mereka UMKM juga harus mampu membangun jaringan pemasaran baru melalui jaringan internet.

Jaringan perdagangan online adalah salahsatu kanal yang saat ini sudah menjadi saluran perdagangan yang sangat prospektif. Melalui teknologi on line ini UMKM bisa memasarkan produknya dengan murah karena biaya operasionalnya kecil sekaligus menjangkau pasar luas tanpa batas. (dita)

This entry was posted in Umum and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *