Kopwantera : Kesejahteraan Anggota dan Masyarakat menjadi Prioritas

Rapat Kopwantera 2
Sejak berdiri hingga sekarang, Koperasi Wanita Sejahtera (Kopwantera) bisa dibilang menjadi solusi bagi anggota dan nasabah yang ada di sekitar Kota Bekasi.

Berawal dari kelompok wanita dari berbagai latar-belakang sosial dan pendidikan yang tinggal di lingkungan perumahan Taman Cikunir Indah, Jakamulya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Tujuan awalnya hanya ingin menumbuhkan semangat ikatan sosial dan menggalang solidaritas bagi sesama warga Taman Cikunir Indah dan sekitarnya untuk bisa bekerja sama demi kebaikan bersama.

Seiring berjalannya waktu, keberadaan kelompok wanita warga perumahan Taman Cikunir Indah tersebut ternyata memang mengarah kepada kepedulian dan keprihatinan mereka atas berbagai masalah sosial dan ekonomi yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Berdasarkan alasan tersebut dan melalui pembahasan yang dilakukan dalam beberapakali pertemuan, akhirnya muncul usulan untuk membuat sebuah lembaga yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Maka pada 24 Oktober 2004 terbentuklah sebuah koperasi dengan nama Koperasi Wanita Sejahtera (Kopwantera) yang diharapkan bisa meningkatkan peranan kaum wanita dalam menangani permasalahan sosial dan ekonomi melalui potensi yang dimiliki, sekaligus dapat membentuk masyarakat sejahtera, mandiri dan mempunyai kepedulian sosial tinggi. “Semula kami hanya bermodalkan semangat karena disaat menentukan berapa jumlah Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib, semuanya hanya berharap koperasi terbentuk dulu dan lihat perkembangan nantinya bagaimana. Alhamdulillah ternyata kehadiran Kopwantera sekarang memang benar-benar dirasakan manfaatnya bagi anggota dan masyarakat sekitarnya,” kata Yatti Surtiyati Arief yang menjadi Ketua Kopwantera.

Dengan berlandaskan Visi menjadi lembaga koperasi yang amanah, handal dan profesional dalam memberikan kontribusi nyata kepada anggota dan masyarakat. Kopwantera pelan tapi pasti bergerak maju dan masuk ke dalam jajaran koperasi berprestasi di Kota Bekasi. Apalagi Misi-nya, antara lain ingin menyosialisasikan koperasi di kalangan masyarakat, khususnya kaum perempuan, meningkatkan peran koperasi dalam menangani permasalahan ekonomi dan sosial masyarakat, menciptakan kader-kader wanita koperasi yang amanah dan profesional, meningkatkan peran perempuan melalui pengembangan potensi yang dimiliki dan menempatkan peran perempuan sebagai pengambil keputusan. “Kami memang masih harus bekerja keras untuk bisa mewujudkan visi dan misi dari Kopwantera karena melihat latar belakang pendidikan, kondisi sosial dan budaya anggota yang beragam,” kata Yatti.

Rapat Kopwantera 4
Sekarang, setelah hampir sebelas tahun berdiri, Kopwantera terus berusaha memantapkan tujuannya, di mana kesejahteraan anggota dan masyarakat menjadi prioritasnya. Selain itu juga tentu saja ada upaya meningkatkan aktifitas dan kreatifitas anggotanya di bidang usaha dan permodalan, juga menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, swasta, lembaga swadaya masyarakat dalam menjalankan kegiatan organisasi, usaha dan permodalan.

Sebagai salah satu koperasi wanita yang berdiri di Kota Bekasi dengan jumlah anggota dan bukan anggota dilayani ada 2.554 orang, Kopwantera memiliki banyak kegiatan, di mana kegiatan pokoknya adalah mengelola dana koperasi melalui usaha-usaha yang ada, di antaranya menyelenggarakan usaha simpan pinjam (USP), perdagangan umum, pelatihan bagi pengelola, anggota dan masyarakat, membuat tabungan Ananda dan Idul Fitri serta kegiatan bakti sosial bagi masyarakat sekitar, baik berupa santunan untuk kaum duafa, pemeriksaan kesehatan, sembako murah, bantuan pendidikan dan lainnya.

Untuk kegiatan keluar, koperasi dengan badan hukum No. 17/BH/Prakop/XI/2004, tanggal 5-11-2004 yang sekarang memiliki aset berdasarkan catatan laporan tahun buku 2014 mencapai Rp 3.125.085.33 itu menjadi binaan dinas yang membidangi koperasi, baik di tingkat Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat maupun Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Selain itu Kopwantera juga menjadi anggota Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Kota Bekasi dan anggota Pusat Koperasi Wanita (Puskowan) Jawa Barat. Dengan keikut-sertaannya di lembaga-lembaga tersebut, Kopwantera pun makin banyak tampil di ajang pameran, seminar, lokakarya, pelatihan dan sebagainya.

Untuk bisa menjadi anggota Kopwantera, syaratnya calon anggota berasal dari masyarakat Taman Cikunir Indah dan sekitarnya, dengan menunjukkan indentitas dan tempat tinggal yang jelas, melampirkan fotokopi KTP dan kartu keluarga, mengajukan permohonan secara tertulis kepada pengurus disertai referensi dari anggota yang sudah terdaftar dan menyatakan kesanggupan tertulis untuk melunasi simpanan pokok dan membayar simpanan wajib sebagaimana diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Kopwantera.

Meskipun untuk menjadi anggota Kopwantera harus menempuh persyaratan seperti itu, tetapi setelah banyak yang merasakan manfaatnya setelah menjadi anggota. Permohonan untuk bisa bergabung makin hari makin banyak yang mengajukan dan itu terbukti ketika digelar rapat anggota tahunan ke-10 pada Januari 2014 lalu. Halaman dan jalan yang ditutup di depan kantor Kopwantera di Jakamulya, dipenuhi ibu-ibu yang terlihat bergembira karena menerima sisa hasil usaha (SHU) yang dibagikan nilai seluruhnya Rp 100 juta kepada anggota, malahan pengurus juga menyediakan banyak hadiah kejutan (doorprize) untuk disebarkan, baik alat-alat elektronik maupun perlengkapan dapur lainnya. “Mudah-mudahan SHU tahun depan lebih banyak dari yang sekarang,” kata Yatti. (doel)

 

This entry was posted in Umum and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *