Layanan Baru Pada CUKK Ke-26

Menuju usia ke 27 tahun, tepatnya 25 Maret 2020. Credit Union Keling Kumang (CUKK), yang masuk dalam tiga besar CU di Indonesia melakukan gebrakan baru melalui peluncuran Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Cardless, Virtual Account Credit, dan Mobil Pelayanan Keliling pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) CUKK Tahun Buku 2019 di Kantor Pusat, Tapang Sambas, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (22/2/20).

Peluncuran dilakukan secara resmi oleh Bupati Kabupaten Sekadau, Rupinus, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat, Ahi MT. Hadir pula perwakilan pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Sanggau, para mitra, undangan, beserta 582 anggota perwakilan dari 65 kantor cabang.

Tiga inovasi ini merupakan wujud nyata dari tema yang diangkat dalam RAT CUKK tahun ini yakni “Memberikan Pelayanan yang Berdampak Positif untuk Kesejahteraan Anggota KelingKumang”.

ATM Cardless

Ide munculnya ATM Cardless bermula dari sambutan baik anggota terhadap aplikasi Keling Kumang Mobile (KKM). Aplikasi ini hadir ketika CUKK melihat trend para anggota yang lebih senang menggunakan smartphone dalam bertransaksi, dan mengharapkan lembaga seperti CUKK juga menyediakan pelayanan keuangan digital. Karena sistem IT CUKK sudah terintegrasi di 65 kantor cabang (online dan real-time). Maka, CUKK berinisiatif menjawab kebutuhan para anggota melalui KKM.

Menurut kepala departemen IT, Vinsensius Rekat, masa ujicoba KKM hanya memerlukan waktu tiga bulan, setelahnya, KKM dihadirkan kepada anggota tepat diperayaan pesta perak CUKK 25 Maret 2018 lalu. Dengan KKM, para anggota dapat melakukan pengecekan saldo simpanan dan pinjaman, pembelian token listrik, pulsa, top up Gopay dan OVO, pembayaran listrik, Telkom, BPJS dan tagihan lainnya. Tak hanya itu, anggota dapat pula melakukan transfer antar rekening CUKK, antar kantor (cabang), dan transfer kerekening bank di seluruh Indonesia.

Untuk saat ini, target pengguna KKM adalah para anggota CUKK yang berada di wilayah perkotaan dan memiliki jaringan internet yang stabil. “Saat ini baru 50% dari 65 cabang pelayanan CUKK yang memiliki jaringan yang memadai, selebihnya masih blank spot, tidak ada jaringan untuk menelepon atau pun internet. Maka, bila anggota yang berada di blank spot ingin menggunakan KKM, mereka harus ke kota dengan jaringan internet yang bagus,” tutur Vinsensius Rekat.

Usai sukses dengan KKM, CUKK kembali memikirkan inovasi lain terkait KKM. Sesuatu yang dapat memberikan pelayanan lebih maksimal kepada anggota. Maka, terpikirkanlah ATM Cardless Simpar. “Kami bertekad mewujudkan pelayanan yang berdampak positif dengan kemudahan penarikan tunai di ATM selama 24 jam. Anggota tidak perlu khawatir bila kantor CUKK tutup di hari libur dan sedang membutuhkan uang tunai untuk keperluan bisnis atau sehari-hari,” jelas CEO CUKK, Valentinus.

Penggunaan ATM Cardless ini sama seperti penggunaan ATM pada umumnya. Bedanya hanya terletak pada aplikasi Keling Kumang Mobile yang terkoneksi pada program di ATM tersebut. Jadi, anggota-anggota yang mau menggunakan ATM harus mendownload aplikasi Keling Kumang Mobile dan melakukan aktivasi di kantor terdekat. Setelah aktivasi, barulah dapat melakukan penarikan melalui ATM.

Inovasi ATM Cardless CUKK ini merupakan yang perdana dalam gerakan Credit Union di Indonesia. Apalagi ATM ini sudah online, setiap anggota CUKK dari BO (cabang) mana saja dapat melakukan penarikan di ATM terdekat. Saat ini, sudah terpasang ATM di delapan titik kantor CUKK seperti BO Siantan di Pontianak, BO Sanggau, BO Sekadau Bersatu, Kantor Pusat Tapang Sambas, BO Rumah Sepan di Nanga Pinoh, BO Kantor Sentral Baning, BO Rumah Punyung di Sintang, dan BO Putussibau.

Virtual Account Credit

Inovasi lain yang masih terkait dengan KKM adalah Virtual Account (VA) Credit. Dalam mewujudkan hal ini, CUKK berkolaborasi dengan mitra bisnisnya – BNI. VA Credit ini berfungsi untuk menerima setoran dari bank kerekening Simpanan Harian (SIMPAR) CUKK. Inovasi ini hadir karena CUKK ingin mendukung proses bisnis para anggotanya. Mereka dapat menerima transfer dari rekan bisnis di kota dan melakukan penarikan langsung kekantor CUKK. Lebih lagi, bagi anak-anakang gota yang sudah bekerja di kota dan ingin mengirimkan uang kepada orangtua di desa, mereka pun dapat melakukannya langsung melalui ATM terdekat, Internet Banking dan Mobile Banking. “Meski VA Credit yang digunakan adalah VA Credit BNI, tetapi transfer dari bank ke rekening Simpar CUKK dapat dilakukan dari seluruh bank di Indonesia,” tutur Valentinus.

Mobil PelayananKeliling

Tak hanya sampai di situ. CUKK ingin pula mendekatkan pelayanan pada anggota melalui mobil pelayanan keliling. Ada banyak anggota di desa-desa yang lokasinya jauh darikantor CUKK, sehingga mereka membutuhkan biaya yang cukup tinggi untuk menabung langsung kekantor. Selain itu, kesibukan anggota di perkotaan juga membuat mereka kesulitan membagi waktu untuk berkunjung ke kantor. Maka, CUKK berinisiatif untuk datang kepada anggota.

“Kita berharap, dengan adanya mobil pelayanan keliling, para anggota tetap bersemangat untuk menabung dan mempersiapkan masa depan dan dana darurat sejak dini. Kita belajar dari kesulitan anggota dulu mengakses lembaga keuangan. Kini, tak ada lagi alasan tidak menyisihkan pendapatan untuk menabung. CUKK langsung datang kepada anggota,” ungkap Valentinus.

CUKK berharap di tahun 2020 ini, para anggota dapat memanfaatkan layanan baru CUKK dengan maksimal untuk mendukung semua aktivitas mereka. Ke depan, CUKK akan terus berinovasi menjawab kebutuhan-kebutuhan lainnya. (AJ)

This entry was posted in Sajian Utama and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *