Edisi 100

cover

Presiden Joko Widodo siap untuk tidak popular karena menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dari Rp6.500,- per liter menjadi Rp8.500,- per liter atau naik Rp2.000,- sedangkan solar naik dari Rp5.500,- per liter menjadi Rp7.500,- per liter, artinya kenaikannya sama Rp2.000,- per liter. Alasan pemerintah menaikkan harga BBM adalah untuk menambah ketersediaan ruang fiscal, dan mengurangi beban subsidi yang terlalu besar.

Harapan kita, kebijakan kenaikan harga BBM saat ini benar-benar sudah dikalkulasi betul dampak ekonominya. Artinya pemerintah telah menyiapkan berbagai macam antisipasi selanjutnya. Berbagai program juga harus disiapkan, dan bukan hanya program kompensasi terhadap warga miskin, tetapi juga berbagai macam stimulan harus segera dilakukan. >>> read more

Opini

  • Jangan Malas, Jangan Ragu Membuat Terobosan
  • Revolusi Mental Perkoperasian Indonesia

 Sajian Utama

  • Konsentrasi Penguatan Fungsi SDM
  • Keberpihakan Pemerintah kepada Koperasi dan UKM Harus Jelas
  • Jika Koperasi Bersatu, Dunia Ini Gempar
  • Membina Pedagang Asongan Berkoperasi

 Cerita Sampul

  • Ibarat Butir-Butir Pasir yang Berserakan
  • Ada Mall di Tengah Hutan
  • Nawa Cita KSP Kodanua 9 M
  • Pelayanan Prima KKGJ, Pinjaman Sehari Cair
  • Potensi si Kecil Sangat Besar
  • Mie Jomen Bukan Mie Biasa

dummy_ad_300x250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *