Edisi 101

cover 101

Akhir-akhir ini pelemahan rupiah kian intensif. Alasannya bukan karena inflasi bulan November tinggi, sebesar 1,5%, sehingga mendorong inflasi tahunan menjadi 6,3% setelah kenaikan harga premium dan solar sekitar 30%. Dibandingkan dampak kenaikan
BBM sebelumnya kali relatif ringan. Bandingkan dengan kenaikan harga BBM pada tahun 2005 yang telah mendorong inflasi 17%. Kenaikan harga BBM 33% pada 2008 mendorong inflasi tahunan menjadi 11%. Kenaikan BBM 44% tahun lalu mendorong inflasi menjadi 8,3%.

Nilai tukar merosot lebih disebabkan data neraca perdagangan Oktober yang hanya surplus 23,2 juta dolar AS. Padahal, ekspektasinya, surplus perdagangan bisa jauh lebih besar setelah kenaikan harga BBM. Seperlima total impor kita berupa produk minyak. Produk minyak dan gas menguasai hampir 45% impor bahan baku. Padahal, impor bahan baku merupakan 75% total impor. Kenaikan BBM tak serta merta menurunkan impor minyak. >>>Read More

Opini

  • Terbanglah Pesawatku
  • Kementerian Koperasi dan UKM Belum Punya Data Valid
  • Menghadapi Era Global, UKM Perlu Merubah Budaya Bisnis
  • UKM Harus Digenjot
  • 9 Watak Manusia Indonesia

 

Sajian Utama

  • Langkah Awal Saat BKCU Kalimantan Memasuki Usia ke-26
  • BKCU Kalimantan Mengadakan Lokakarya Community Development
  • Kuda Itu Siap Dipacu
  • ATM KSP Kodanua Berdasi
  • Tugas Pengurus BKCUK Semakin Berat
  • Keberhasilan Bukan Membawa Paksa Uang Anggota, Tetapi Menyadarkannya
  • Pos Ketan Legenda
  • UMKM Sayang, UMKM Riwayatmu Kini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *