Edisi 88

cover

 

“Pengurangan utang secara signifikan adalah sebuah kebutuhan riil, tak hanya bagi Negara kurang berkembang, tetapi juga bagi negera berkembang berpenghasilan menengah.”

Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut dasampaikan dalam pertemuan Financing for Development di New York, Amerika Serikat, September 2005, satu tahun awal pemerintahannya. Dalam periode pertama kepemimpinannya, pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono juga berjanji konsisten menerapkan kebijakan hanya akan membuat utang baru bila diperlukan, dengan jangka waktu panjang dan dengan bunga utang lunak, serta terus menurunkan porsi kredit ekspor. >>>read more

 

Cerita Sampul

Opini

Sajian Utama

Kiat Sukses

Umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *