Edisi 93

cover 93

Jika dilihat lebih jauh, sebenarnya alasan para investor itu cukup rasional, bahkan pragmatis. Selama ini, investor asing masih memandang Indonesia sebagai salah satu destinasi– tujuan investasi paling menarik. Prospek jangka panjangnya tak terbantahkan, terutama karena faktor bonus demografi juga
bisa memacu produktivitas perekonomian.

Sayangnya selama ini ada semacam kemandegan dalam tranformasi ekonomi, khususnya terkait dengan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, dan perilaku korupsi. Ketiganya masih menjadi persoalan yang secara akut membebani perekonomian domestik. Lambatnya reformasi struktural terjadi karena sistem politiknya tidak mendukung. Tidak ada kekuatan dominan di parlemen, dan kabinet diwarnai koalisi pelangi yang tak efektif. >>> read more

Cerita Sampul

  • Credit Union Harus Segera Melakukan Reintepretasi dan Revitalisasi Misi Sejati
  • KPPD Diharapkan Mampu Menghadang Inflasi di Jakarta

Opini

Sajian Utama

  • Tak Ada Waktu Lagi Tinggal di Landasan

Sajian Khusus

  • Mengembangkan Credit Union Berbasis Komunitas

Kiat Sukses

  • CU Mekar Kasih Mulai Keluar dari Kandang Betlehem
  • Tanam Kasih, Tuai Sejahtera
  • KSU Tunas Jaya Tidak Optimal, tetapi Tidak Mengecewakan
  • Pertumbuhan KOPETRI Menyaingi Perum Peruri

Umum

  • Persaingan Tak Seimbang Antara Koperasi dengan Perbankan
  • Penertiban PKL dan Banjir Besar, Pengaruhi Kegiatan Usaha Anggota
  • Membangun Usaha Mikro, Kecil & Menengah
  • Pasrah, KJK Kota Bambu selatan belum Tentukan Sikap
  • Primahadi, S.Sos. Lurah Kota Bambu Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *