StarupTren Baru Terjadi di Indonesia

Setelah melihat karir di perusahaan-perusahaan tidak menarik – tidak cukup menjanjikan untuk masa depan, menggiring anak-anak muda Indonesia yang berfikir dinamis, kreatif dan inovatif memutuskan keluar dari perusahaan kemudian “nekad” terjun membangun wirausaha sendiri. Istilah kerennya Starup.Bahkan yang masih kuliah pun sudah mempersiapkan diri, belajar berwirausaha.

Jadi, anak-anak muda kita tidak mencari pekerjaan, tetapi menciptakan lapangan pekerjaan.Tren yang mewabah di Indonesia ini sepertinya dipengaruhi oleh kisah berbagai tokoh muda di dunia yang sukses menjadi milyuner. Dengan meningkatnya lapangan kerja tentu akan berdampak pada berkurangnya jumlah pengangguran dan tingkat kemiskinan masyarakat. Kehidupan mereka akan semakin sejahtera karena adanya pemerataan pendapatan, dan disisi lain industri akan semakin siap untuk menghasilkan produk-produk terbaik dan inovasi berkelanjutan.Apalagi jika pemerintah bisa mendorong berbagai sektor industri kreatif untuk ikut terlibat dalam menciptakan hasil karya yang semakin berkualitas sehingga bisa memperluas pasar.

Hadirnya startup membawa perubahan baru dalam menawarkan produk. Hal ini tidak pernah ditemukan sebelum adanya perkembangan ekonomi kreatif. Dampak dari kemajuan teknologi bukan saja berperan penting bagi kehidupan sosial masyarakat, juga mempengaruhi lahirnya kreator-kreator baru. Maka lahirlah industri kreatif dan ekonomi kreatif. Industri kreatif akan menggeser produk-produk industri konvensional, memberikan perubahan besar dan solusi baru.Bisnis startup lahir karena adanya orang-orang yang bisa melihat masalah dari sudut yang berbeda, ditambah dengan adanya teknologi semakin mempermudah menemukan solusi yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan manusia.

Ekonomi kreatif, sebuah konsep ekonomi baru yang penopang utamanya adalah informasi dan kreativitas di mana ide dan stock of knowledge dari Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor produksi yang utama dalam kegiatan ekonomi.Istilah ekonomi kreatif kali pertama diperkenalkan oleh John Howkins di tahun 2001. Diawali pada tahun 1997, saat itu Howkins menyadari akan adanya sebuah perubahan industri ekonomi yang berdasar pada kreativitas masyarakat. Kala itu, yang terjadi di Amerika Serikat (AS) lahir Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) senilai USD 414 Miliar, sebuah angka yang luar biasa mengingat hal ini bukanlah sebuah komoditas ekspor impor.

Ekonomi kreatif merupakan gagasan baru sistem ekonomi yang menempatkan informasi dan kreativitas manusia sebagai faktor produksi yang paling utama. Ide merupakan barang mahal dalam ekonomi kreatif, karena ide-ide yang kreatif inilah yang akan mendorong terciptanya inovasi yang kemudian menjadi solusi baru dan produk baru, dimana ini merupakan jawaban atas masalah minimnya kualitas produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Sebagian orang belum cukup paham mengenai ekonomi dan kreatif sehingga menganggap keduanya adalah sama. Padahal antara ekonomi dengan kreatif berbeda. Ekonomi kreatif gabungan dari ekonomi dan kreatif. Makna ekonomi merupakan salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan erat dengan masalah produksi, distribusi serta konsumsi terhadap sebuah jasa atau barang. Sedangkan kreatif adalah kemampuan untuk memberi suatu gagasan baru dalam pemecahan masalah.

Kreator-kreator yang kreatif, akan semakin cerdas dalam membuat sajian produk ke masyarakat, terlebih mereka mendapat fasilitas untuk mewujudkan hal itu. Contoh hasil karya seni kreatif, sebut saja industri filman. Kebanyakan film keluaran Hollywood mendapat apresiasi dan antusiasme tinggi dari seluruh dunia. Ini merupakan indikasi bahwa mereka membutuhkan sebuah karya kreatif yang memberikan hiburan yang menarik, unik, dan memberikan kesenangan tersendiri.

Industri ekonomi kreatif mengandalkan ketrampilan, talenta dan kreativitas yang berpotensi dalam peningkatan kesejahteraan. Di Indonesia, hingga tahun 2016, total pendapatan dari industri ekonomi kreatif mencapai Rp 642 Trillun, namun dari sekain banyak industri kreatif hanya ada 3 industri kreatif yang paling berperan besar memberikan kontribusi untuk pendapatan yaitu; kuliner, fashion, dan kerajinan. Jika pemerintah bisa menggerakkan semua potensi  dari berbagai sektor industri kreatif hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat lagi.

Sejak yang namanya internet merambah ke berbagai lapisan masyarakat, memicu lahirnya teknologi dan inovasi lebih cepat dan lebih beragam. Lahirnya bisnis-bisnis baru berbasis teknologi memberikan solusi yang berbeda dibanding dengan industri ekonomi konvensional. Solusi yang paling terasa dengan adanya ekonomi kreatif adalah kemudahannya. Semua terlihat lebih mudah karena bisa dijangkau dengan teknologi baik itu berupa gadget maupun internet.

Sekarang kita bisa menikmati layanan seperti transportasi online, jual beli tiket berbasis aplikasi, aplikasi pemesanan hotel, dan e-commerce yang mencapai ribuan. Siapa yang bisa melihat inovasi sebesar ini jika tanpa adanya teknologi ditengah-tengah kehidupan manusia.Fenomena percepatan inovasi berdampak pada perubahan perilaku manusia. Setelah penerapan teknologi semakin sederhana, dikemas dalam sebuah smartphone, orang lebih tertarik membaca berita lokal dan hiburan hanya dengan menggunakan gadget mereka.

Industri yang paling dirugikan dengan adanya perubahan perilaku ini adalah industri berita media cetak yang selama ini masih berupa koran atau majalah. Selain media cetak, hal serupa dirasakan oleh industri media televisi, dimana periklanan lebih memilih media online dibanding televisi, ada banyak kelebihan beriklan di media online dibanding iklan di televisi, seperti biaya iklan lebih murah dan yang paling menarik iklan bisa dilihat di belahan dunia manapun. Maka hal ini akan menjadi magnet bagi para pebisnis untuk menawarkan produk kepada masyarakat.

Mudahnya akses menjangkau masyarakat dimanfaatkan para pelaku bisnis untuk menghasilkan produk sebanyak-banyaknya. Peluang ini menimbulkan adanya persaingan bisnis untuk menjadi yang terbaik dalam menghasilkan produk. Semakin banyak persaingan maka semakin kompetitif dan akhirnya memaksa para pebisnis untuk menciptakan inovasi-inovasi produk yang lebih baik dibanding produk yang sudah ada di pasar.Kondisi akibat persaingan itu berdampak positif pada tersedianya banyak produk yang semakin berkualitas. Hal ini tentu sangat bermanfaat, karena masyarakat menjadi objek yang paling diuntungkan dari persaingan.Mereka akan lebih selektif dan memiliki lebih banyak opsi dalam memilih produk.

Untuk mendukung lajunya pertumbuhan ekonomi kreatif Kementerian Luar Negeri dan Badan Ekonomi Kreatif menggagas penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) yang merupakan konferensi ekonomi kreatif berskala global pertama di dunia. Sebanyak 1500 partisipan, terdiri dari penta-helix ekonomi kreatif hadir dalam WCCE. Kolaborasi para penta-helix dari ekonomi kreatif yang terdiri Akademisi, Bisnis, Komunitas, dan Mass Media menjadi kunci penting dalam WCCE sebagai upaya untuk menghubungkan elemen multi-demensi dan pemangku kepentingan ekonomi kreatif.

WCCE 2018 berhasil mengesahkan outcame document berjudul “Bali Agenda for Creative Ecomy” dimana salah satu isinya adalah menyepakati pembentukan Center of Exellence for Creative Economy di Indonesia. Center of Exellence ini berfungsi sebagai serambi pelaku ekonmi kreatif dari seluruh dunia guna menghubungkan; gagasan, sumber daya, informasi dan konsep-konsep bisnis, antara lain di sektormusik, kuliner, aplikasi digital dan lain-lain.

Di era globalisasi dan teknologi canggih ini industri kreatif telah menjadi game changer. Sebagai salah satu sektor paling dinamis, ekonomi kreatif berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi banyak negara. Bagi Indonesia, sektor ekonomi kreatif telah berkontribusi lebih dari 7,4% dari PDB Indonesia. Industri ekonomi kreatif telah menyerap hampir 17 juta pekerja, 14% dari total tenaga kerja, dimana lebih dari 54% pekerja ekonomi kreatif adalah wanita.

Dalam WCCE 2018, beberapa penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) sukses dilaksanakan, baik dalam skala nasional dan internasional. Diharapkan dengan penandatanganan ini akan memperkuat kolaborasi yang lebih inklusif antar penta-helix untuk mendorong sukses yang lebih besar bagi sektor ekonomi kreatif berbagai daerah di Indonesia pada level global.

Pemerintah Indonesia tengah menggagas pengarusutamaan isu ekonomi kreatif di fora multilateral. Sifat multi-demensi ekonomi kreatif berkaitan langsung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Agenda 2030 – Sustainable Development Goals (MGDs), antara lain; pendidikan, pertumbuhanekonomi, dan penciptaan lapangan kerja. Hasil-hasil dari WCCE 2018 akan menjadi landmark pengarusutamaan isu ekonomi kreatif di ranah multilateral menuju rencana pengusulan rancangan resolusi mengenai Ekonomi Kreatif Dunia yang telah memasuki era 4.0 di Sidang Majelis PBB pada masa mendatang.

WCCE diakui sebagai platform global menarik bagi industri ekonomi kreatif. Negara-negara yang hadir menyambut inisiatif Indonesia menyelenggarakan perhelatan WCCE. Pada kesempatan ini Persatuan Emirat Arab mengajukan diri menjadi tuan rumah WCCE selanjutnya yang direncanakan akan digelar pada 2020.

Dewasa ini hampir tidak ada negara yang tidak menjalin kerjasama dengan negara lain. Pada dasarnya setiap negara memerlukan kerjasama dengan negara lain sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satu kerjasama yang paling umum adalah kerjasama dibidang ekonomi. Kerjasama ekonomi antar negara adalah suatu upaya kerjasama yang dilakukan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya yang dalam prosesnya melibatkan negara lain.

Kerjasama antar negara biasanya meliputi beberapa bidang seperti perdangan, keuangan, dan jasa. Contoh kerjasama dalam bidang perdagangan barang yaitu kegiatan ekspor impor berbagai barang seperti bahan pangan, barang elektronik, bahan pakaian, kendaraan bermotor, dan lain sebagainya. Sedangkan kerjasama dalam bidang keuangan contohnya adalah Indonesia meminjam uang ke negara lain dengan tujuan menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dollar. Kegiatan kerjasama dalam bidang jasa meliputi pengiriman tanaga ahli ke negara lain seperti pengiriman tenaga ahli Indonesia untuk membantu pembanguna di negara Afrika.

Semua negara baik negara maju maupun berkembang sangat penting untuk melakukan kerjasama ekonomi. Setiap negara memiliki tujuan yang berbeda ketika melakukan kerjasama ekonomi antar negara tidak terkecuali negara kita. Indonesia juga memiliki tujuan tertentu dalam menjalin kerjasama dengan negara lain. Tujuan kerjasama ekonomi antar negara adalah memperluas permasaran produk lokal. Kegiatan ekonomi tidak hanya terpusat disuatu daerah atau dalam batas suatu wilayah tertentu saja. Jalinan kerjasama ekonomi antar negara membantu produsen lokal agar dapat menjangkau pemasaran yang semakin luas. Dengan memasarkan hasil produksi dalam negeri hingga ke Negara lain membuat daya beli produk tersebut semakin meningkat.

Seiring dengan bertambahnya populasi penduduk dalam negeri, permintaan akan suatu barang juga menjadi bertambah. Namun permintaan akan barang tersebut tidak dibarengi dengan meningkatnya jumlah produksi dalam negeri. Tidak mencukupi produksi barang dalam negeri bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti sumber daya alam yang terbatas, sumber daya manusia dan teknologi yang juga tidak memadai. Bila keterbatasan akan suatu barang tidak diatas maka akan terjadi kelangkaan.

Untuk menyiasati permintaan akan suatu barang yang terbatas, pemerintah harus mendatangkan barang dari luar negeri atau impor. Sebagai contoh pemerintah menimpor kendaraan bermotor dan alat elektronik dari Jepang, China, dan negara lain yang memiliki teknologi canggih untuk memproduksi suatu barang. Akan tetapi, Jepang dan negara lainnya memerlukan bahan baku alam yang ternyata tidak dihasilkan di negaranya. Sehingga, mereka mengimpor bahan baku dari negara lain seperti Indonesia. Sebaliknya, karena Indonesia membutuhkan produk dengan teknologi canggih tersebut, maka untuk memenuhi permintaan pemerintah mengimpornya dari Jepang dan negara-negara lain.

Kegiatan eskpor impor mendorong produsen memproduksi lebih banyak barang untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri dan ekspor. Kegiatan ekonomi lintas negara berdampak besar bagi UKM karena mereka bisa memasarkan produk-produknya ke pasar global, dan mendorong pengembangan teknologi, sehingga meningkatkan kuantitas maupun kualitas produksi. Dampak ikutannya, mendorong masayarakat kreatif dan inovatif mengembangkan usahanya. Kerjasama antar negara juga memungkinkan masuknya investasi sehingga membuat roda perekonomian tumbuh semakin cepat.

Setiap negara jelas mempunyai pertumbuhan ekonomi yang berbeda-beda. Hal ini yang membuat negara digolongkan menjadi negara maju seperti negara-negara di Amerika dan Eropa dan negara berkembang seperti beberapa negara Asia dan Afrika. Dengan adanya kerjasama ekonomi antar negara, suatu negara bisa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan perekonomian agar maju dan setara dengan negara lain. Menjalin kerjasama ekonomi antar negara juga mempererat persahabatan dan hubungan bilateral. Meningkatnya ekspor memberikan masukan devisa negara. Semakin banyak devisa, negara mendapatkan keuntungan. (damar)

This entry was posted in Sajian Utama and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *