Edisi 120

 

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pernah mengungkapkan bahwa untuk membangun infrastruktur di berbagai penjuru negeri pada 2015-2019, Indonesia membutuhkan anggaran sekira Rp5.000 triliun. Biaya itu tidak bisa semuanya dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), atau APBD, sehingga pemerintah mencari jalan lain, yaitu menarik investasi dari luar negeri dengan menerbitkan surat utang. Presiden menargetkan berbagai pembangunan infrastruktur seperti jalan, bandara, jembatan, pelabuhan, dan lain sebagainya.

Dalam lebih 3 tahun memimpin, pemerintahan Jokowi menyebut telah membangun di antaranya 2.623 km jalan aspal, sebagian besar di Papua, perbatasan Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur; lebih dari 560 km jalan tol; lebih 25.000 meter jembatan; sejumlah Bandar udara; proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta – Depok – Bogor – Bekasi (Jabodebek) dan Palembang, serta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Pembangunan infrastruktur dikebut di berbagai daerah di tanah air karena masa pemerintahan Jokowi – JK  tinggal kurang dari 2 tahun. >>>read more