Edisi 118

Sejak dilantik 20 Oktober 2014, berbagai upaya telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (JK) untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah lesunya ekonomi global. Di bawah pemerintahan Jokowi – JK dengan Kabinet Kerja-nya mendapat pujian dari banyak Kepala Negara sahabat, termasuk; Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Saat menghadiri pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pasfic Economic Cooperation (APEC) di Da Nang, Vietnam 10-11-2017, di depan Presiden Jokowi, Donald Trump puji Indonesia telah bangkit dari kemiskinan dan menjadi Negara dengan pertumbuhan tercepat di G20. Jika melihat APEC di Bogor, Indonesia (1994) yang menjadi visi – Goals 2020 yaitu Develop of Capital Good and Services. Karena itu Presiden memaknai bahwa dalam era liberalisasi pasar, dan keterbukaan perlu adanya daya saing. Bangsa ini harus punya daya saing. Presiden sadar betul bahwa untuk menjadi bangsa yang produktif, rakyat harus difasilitasi agar menjadi lebih produktif. Salah satunya pembangunan infrastruktur. Pembangunan ekonomi tanpa adanya pembangunan infrastruktur ibarat mesin tanpa oli; krek… krek.., krek, tidak bisa bergerak. Dengan adanya pembangunan infrastruktur, mesin ekonomi bisa bergerak lancar. Pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan dari 5,03% menjadi 5,06%. >>> read more