Pelayanan Prima KPPD, Cukup Menunggu 5 Menit, Pinjaman Cair

DSCN2950
Kunci sukses pengelolaan sebuah lembaga usaha, termasuk koperasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya. Hal itu disadari benar oleh Pengurus Koperasi Pegawai Pemerintah Daerah (KPPD) DKI Jaya yang saat ini diketuai oleh H. Hasanuddin Bsy,SH. “Karena kualitas SDM itu masa depan KPPD, maka setiap tahun kami menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan,” jelas Ketua Umum yang telah mampu membuktikan kepiawaiannya membangun kembali KPPD dari puing-puing kehancuran, dan kini menjadi salah satu koperasi besar di Indonesia. Diakui, KPPD pernah mengalami kondisi memprihatinkan, kolaps, namun kemudian bangkit dan terus berkembang karena dikelola oleh sumber daya yang baik.

Pembinaan anggota melalui pendidikan dan pelatihan bukan saja membangun karakter, sekaligus juga kaderisasi yang pada saatnya kelak siap menerima estafet kepengurusan. Pada saat pendidikan dan pelatihan yang diikuti 250 peserta itulah potensi calon pemimpin bisa terdeteksi. Tahun 2014 mengundang narasumber dai Lapenkop DKI Jakarta dan dosen dari IKOPIN, Bandung. “Koperasi ini sudah besar, asetnya Rp 89,110 miliar, dimiliki oleh 9.252 orang anggota, kalau sampai salah kelola, bahaya,” kata Hasanuddin yang mengaku sedikit was-was, jika pengurus mendatang tidak mampu menjaga perkembangan KPPD seperti kondisi saat ini.

Salah satu inovasi KPPD yang setiap tahun telah diaudit oleh akuntan publik, dan selalu mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), mengasuransikan anggota yang meminjam, baik pinjam uang maupun kredit barang, bekerja sama dengan Asuransi Bumi Putra 1912. Hal itu dimaksudkan untuk melindungi anggota. Kalau anggota itu meninggal dunia, dan masih punya pinjaman di koperasi, maka ahli warisnya tidak disulitkan oleh utang, karena akan dicover oleh asuransi. Di samping itu juga untuk menjaga keutuhan modal koperasi.

Jelang Hari Raya Idulfitri 2014 silam, pengurus membagikan vocher belanja senilai Rp 300.000,- kepada setiap anggota. Vocher tersebut bisa dibelanjakan di Alfamart seluruh Indonesia. Begitu pula tahun buku 2015 pengurus telah merencanakan dan menganggarkan untuk THR Idulfitri berupa vocher senilai kurang lebih Rp 8 miliar yang disisihkan dari hasil usaha koperasi. “Dengan demikian manfaat berkoperasi, khususnya di KPPD, benar-benar dirasakan oleh para anggota,” jelas Hasanuddin yang disambut apluse dari peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2014 yang dilaksanakan pada 25 Februari 2015. Setiap anggota yang meninggal dunia, lanjutnya, keluarganya mendapat uang duka Rp 1 juta. Tahun 2014 ada 28 orang anggota yang meninggal. Jumlah anggota awal tahun 2014 sebanyak 9.112 orang. Anggota baru sebanyak 549 orang, yang berhenti karena meninggal, pensiun, mutasi, pindah dan lain-lain sebanyak 411 orang sehingga pada akhir tahun 2014 jumlahnya 9.252 orang. Anggota tersebut tersebar di tingkat Balai Kota sampai 6 wilayah.

Setiap RAT KPPD menyediakan hadiah untuk diundi berupa barang kebutuhan rumah tangga. Tahun buku 2013 membagikan 240 tv 20 inc, kulkas, dan sepeda motor. Kepada anggota yang pensiun juga diberikan cendera mata. Total anggarannya sekitar Rp 8 miliar. Tahun buku 2014, KPPD menyediakan hadiah utama 4 unit sepeda motor. “Kalau tahun lalu 3 unit motor, ditingkatkan menjadi 4 motor. Ada juga hadiah 5 buah tv sebesar 42 inc, lemar es 2 pintu sebanyak 5 unit, dan mesin cuci juga 5 unit. Hadiah yang baru kali pertama disediakan yaitu 5 unit AC,” jelas Hasanuddin, yang lagi-lagi disambut meriah para anggota. Semua peningkatan itu, kata dia, merupakan hasil kerja keras bersama antara pengurus – pengawas – manajemen dan partisipasi aktif anggota. Kalau tahun 2013 SHU-nya kurang lebih Rp 8 miliar, tahun 2014 SHU-nya lebih dari Rp 10 miliar.

Atas kerja kerasnya yang pantang lelah, tahun 2014 Hasanuddin memperoleh penghargaan bergensi, Satyalencana Wirakarya dari pemerintah yang diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tahun 2014 di Medan, Sumatera Utara. Seperti koperasi pegawai negeri dan koperasi karyawan pada umumnya, usaha KPPD yang paling dominan adalah simpan pinjam. Kegiatan simpan pinjam tahun 2014 menyalurkan dana sebesar Rp 48,39 miliar kepada 2.765 anggota. KPPD juga punya beberapa unit usaha lain seperti; penyewaan ruangan, kos-kosan, mesin foto copy, kredit sepeda motor untuk anggota. “Walau sebenarnya mampu melayani kredit mobil bagi anggota, namun saat ini belum melakukan. Masih melihat kemampuan anggota,” jelas Hasanuddin.

Diakui bahwa usaha simpan pinjam mengalami penurunan sebesar 4,6%. Namun penurunan itu bukan karena minat anggota untuk pinjam berkurang, melainkan karena kebijakan menseleksi lebih ketat kepada anggota yang mengajukan pinjaman. Hal ini untuk menghindari kredit macet agar tidak terlalu besar. Sebab banyak anggota yang tunjangan kerja daerah (TKD-nya) di bawah Rp 1 juta. Sedangkan gajinya sudah dijaminkan ke Bank DKI, yang setiap gajian tinggal potong. Dengan pendapatan yang tinggal sedikit itu, resiko tidak bayar pinjaman sangat tinggi. “Jadi penurunan usaha simpan pinjam ini bukan lantaran kinerja pengurus – manajemen, atau tak ada anggota yang mau pinjam, melainkan faktor kehati-hatian memberikan pinjaman,” urainya.

KPPD terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada seluruh anggota. Saat ini anggota yang mengajukan pinjaman hanya butuh waktu 5 menit menunggu, sudah cair. Dengan catatan, semua persyaratan terpenuhi. Gaji dan TKD masih cukup dilakukan pemotongan untuk membayar angsuran pinjaman. Agar komitmen pelayanan prima terjamin, KPPD perlu banyak uang. Kalau tidak, anggota akan lari cari pinjaman ke tempat lain. Dari aset Rp 89,110 miliar, posisi simpanan anggota sebesar Rp 66,331 miliar. Dana cadangan Rp 5,202 miliar. Dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, tahun 2015, menurut Hasanuddin, pengurus telah menganggarkan dana pendidikan dan pelatihan sebesar Rp 700 juta. (dinda)

DSCN2923

This entry was posted in Umum and tagged . Bookmark the permalink.

4 Responses to Pelayanan Prima KPPD, Cukup Menunggu 5 Menit, Pinjaman Cair

  1. Sukarso Reksowibowo says:

    Dh.mhn kerjasama KPPD attn.Bpk.H.Hasanudin butuh modal Rp.200.juta. Jaminan rumah tinggal di Priok Warakas. PBB .Rp.660.juta laba RP.600.juta bagi 2 @ Rp.300.000. Waktu 3 minggu terima kasih. Sukarso Reksowibowo 021.43939902 dan 085310401217

  2. Sukarso Reksowibowo says:

    Dengan hormat, mohon kemiteraan dengan Koperasi KPPD Ketum Bpk.H.Hassanudin.SH. kami butuh modal Rp.200.000.0000. Jaminan Rumah lokasi Warakas Tanjung Priok PBB.,,,

  3. Dicki randi setiawan says:

    Sya anggota phl damkar?apa kah sya bisa daftar mnjadi anggota kppd

    • admin says:

      Halo Bapak Dicki, silakan menghubungi kantor koperasi yang bersangkutan mengenai persyaratannya menjadi anggota koperasi. Terimakasih dan salam sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *